Seorang futurolog bernama George Friedman memprediksi bahwa Turki tahun 2050 akan memiliki pengaruh kuat hingga ke seluruh negara-negara Arab Teluk (Saudi Arabia, Yaman, Oman, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar), beberapa negeri Syam (Jordan, Libanon, Suriah), dan negara-negara Afrika Utara (Mesir, Libya, dan Tunisia), Ukraina, Azerbaijan, Armenia, Georgia, juga merengkuh sebagian wilayah Kazakhstan, Turkmenistan, Uzbekistan dan juga Rusia. Satu-satunya solusi untuk mewujudkan pandangan George Friedman tersebut adalah melepaskan Turki dari sistem sekuler dan kembali ke pangkuan Islam. Sebuah upaya yang cukup rumit dalam memadukan " ashalah " (orisinalitas) dan " mu'ashirah " (kemoderenan) atau dengan kata lain menyeimbangkan tsaqafah dzatiyah (ilmu keislaman) dengan tsaqafah mu'asharah untuk mempercepat laju kebangkitan Islam. Upaya Turki inilah yang oleh pemikir Muslim disebut merekonstruksi " tangga tsaqafah ". Yaitu sebuah tangga, dimana tsa...